Danramil Hadiri sosialisasi pembibitan teh dengan cara stek

Kodimbanjarnegara.com, Kalibening – Danramil 06/Kalibening  Kapten Inf Asep Zaenal, Camat Kalibening Joko Prayitno S.Sos, mendampingi Penyuluh pembibitan tanaman teh bapak Waslam dan bapak Kamto dari PT Pagilaran Pekalongan dalam rangka sosialisasi pembibitan teh dengan cara stek,  yang diikuti Kepala Desa Bedana Moko dan Kelompok Wanita Tani Gambung Lestari Wangi 25 orang bertempat di komplek Dusun Wanakrama Desa Bedana Kecamatan Kalibening. Rabu (06/11/19).

Bapak Waslam menyampaikan untuk mencermati dan memilih bibit dengan cara stek dilakukan pada batang teh yang masih lemah, yakni lebih kurang 4 cm dan daunnya pun harus disisakan 1 lembar guna merangsang pertumbuhan akar, pemotongan daun dilakukan dengan tujuan agar mendapat sinar matahari secara merata guna memacu pertumbuhan, posisi daun pun harus tegak karena apabila posisinya miring maka akan menghambat proses pertumbuhan,” jelasnya.

Waslam juga menjelaskan, bibit teh yang siap tanam terlebih dahulu dimasukan ke sangkup plastik selama lebih kurang 3 bulan. Bila sudah waktunya akan dipindahkan, perlakuan terhadap bibit tidak langsung dibuka, namun secara bergantian dibuka dalam beberapa jam dan ditutup lagi. Perlakuan ini hingga 6 bulan ke depan.

Apabila sudah memasuki genap usia 1 tahun maka bibit teh siap ditanam. Namun akan dilihat bibit mana yang unggul dan akan diklasifikasikan menjadi bibit kelas A, demikian pula pada kelas B dan C dengan proses sortir.

Danramil 06/Kalibening Kapten Inf Asep Zaenal mengatakan, kepada kelompok tani Gambung Lestari yang ikut diharapkan dapat mengerti betul proses pembibitan karena ternyata tidak sembarangan membuat bibit yang berkelas, karena kelak ini menentukan kualitas teh, proses pembibitan harus benar dipahami dan ilmu yang didapat harus langsung dipraktekkan karena jika tidak segera dipraktikkan peserta bisa saja lupa.

Camat Kalibening bapak Joko Prayitno S.Sos menyampaikan terimakasih kepada tim penyuluh yang telah memberikan ilmunya dalam bidang pembibitan teh karena untuk mencermati dan memilih bibit dan pola tanam yang baik dan juga untuk menghasilkan teh yang berkualitas ini ternyata tidak mudah, hal ini dimaksud agar tidak perlu mendatangkan bibit dari daerah lain, namun diharapkan cukup warga kecamatan Kalibening dapat mengolah bibit sendiri dan menghasilkan teh dengan kualitas unggul.(Adam-06).

Bagikan info ini :

Info lainnya

Leave a Comment